Masyarakat Papua Bantu Galang Dana, Veronica Koman: NKRI Harga Rp 773 Juta

Pengacara HAM Papua Veronica Koman melontarkan sindiran menohok menyebut harga NKRI sebesar RP 773 juta.

Sindiran itu dibeberkan usai masyarakat Papua melaksanakan galang dana buat melunasi dana beasiswa Veronica Koman yang dimohon oleh pemerintah.

Veronica lewat account Twitter miliknya@veronicakoman. Veronica Koman mengantarkan sindiran buat Lembaga Pengelola Dana Pembelajaran( LPDP) yang secara seketika menagih kembali dana beasiswa yang dia pakai buat melanjutkan pembelajaran besar di Australia.

” NKRI Harga Rp 773. 876. 918,” https://era.id/ kata Veronica Koman semacam dilansir Suara. com, Rabu( 12/ 8/ 2020).

Usai mengumumkan ke publik Veronica dimohon mengembalikan dana beasiswa senilai Rp 773 juta sebab tidak mengabdi di Indonesia, masyarakat Papua langsung bergerak melaksanakan galang dana.

Account Twitter@papuaitukita mengajak segala masyarakat Papua buat turun tangan menyumbangkan duit yang mereka memiliki buat menolong Veronica Koman terbebas dari hukuman finansial.

” Seruan solidaritas, bantu serta bebaskan Veronica Koman dari hukuman finansial pemerintah RI. Solidaritas merupakan kekuatan, kontribusi kita merupakan perlawanan,” tulis account itu.

Account tersebut menarangkan, kontribusi yang didapatkan hendak seluruhnya digunakan buat membayar sanksi finansial yang menjerat Veronica Koman.

Mengenali dibantu oleh masyarakat Papua, Veronica Koman membagikan respons di account Twitter miliknya. Dia menangis membalas pesan ajakan kontribusi dari masyarakat Papua.

Veronica membantah kalau dirinya tidak kembali ke Indonesia sehabis masa studinya di Australian National University berakhir.

Dia menebak Departemen Keuangan sudah mengabaikan kenyataan dia kembali ke Indonesia sehabis masa riset.

Veronica mengantarkan keinginannya buat kembali ke Indonesia, tetapi dia lagi mengalami ancaman yang membahayakan keselamatannya.

Pada Oktober 2018 sehabis masa studinya di Australian National University berakhir, Veronica Koman mengaku sudah mengabdi di Perkumpulan Advokat Hak Asasi Manusia buat Papua( Mengerti Papua) yang berbasis di Jayapura.

Dia pula aktif membagikan dorongan hukum pro- bono kepada para aktivis Papua pada 3 permasalahan majelis hukum yang berbeda di Timika semenjak April sampai Mei 2019.

Veronica memohon kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani buat berlagak adil serta netral dalam perkara ini. Dia pula memohon Sri Mulyani tidak turut menghukumnya sebab dia ialah seseorang pengacara HAM buat Papua.


Leave a Reply